Cara Agar Walet Mau Menginap dan Tidak Hanya Keluar Masuk

Banyak keluhan dari teman-teman pemilik rbw, mereka mendapati adanya masalah yang hampir mirip satu sama lain. Suara panggil yang digunakan cukup bagus responnya, dan desain rumah walet maupun kelengkapan yang dipasang juga memenuhi syarat. Namun banyaknya walet yang berkumpul dan hanya keluar masuk tanpa ada yang menginap atau hanya sedikit sekali yang mau menginap menjadi permasalahan tersendiri.

Kondisi seperti ini sering dijumpai, padahal apa yang dipersiapkan dan direncanakan untuk gedung walet kita sudah cukup matang, segala kelengkapan tidak diragukan lagi. Bahkan penggunaan perangkat audio walet juga memakai yang merk pilihan, namun kenapa hal ini dapat terjadi? Apa yang salah dengan rbw kita sehingga walet tidak mau menginap dan hanya keluar masuk gedung?

Ketika kita mendapati kondisi walet hanya berputar-putar dan keluar masuk LMB (Lubang Masuk Burung) tanpa ada yang menginap atau jumlah yang menginap tidak terlalu banyak, hal ini disebabkan karena sulitnya jalur masuk antara ruang inap dan pintu masuk, sehingga walet kesulitan untuk turun dan menginap, sebaliknya merek hanya keluar masuk karena tertarik dengan suara panggil yang digunakan namun selanjutnya kesulitan untuk turun ke ruang inap.

Permasalahan yang sering kita jumpai terkait walet yang tidak mau menginap:

  1. Walet yang datang dan berputar-putar diatas rbw ada banyak jumlahnya
  2. Walet yang masuk dan keluar lagi cukup banyak
  3. Walet yang menginap sangat sedikit, bahkan kadangkala tidak ada sama sekali

Lantas bagaimana cara agar walet mau menginap di rbw dan bahkan mulai membuat sarang? Kalau kita bicara soal sarang, tentu akan lebih baik dikesampingkan terlebih dahulu karena yang utama adalah bagaimana supaya burung mau menginap setelah banyak tertarik masuk karena suara walet yang kita gunakan.

Beberapa tips supaya walet mau menginap:

  1. Pastikan LMB tidak terlalu sempit
  2. Memastikan kembali bahwa lubang turun atau void jaraknya tidak terlalu jauh dengan lubang masuk sehingga walet tidak kesulitan
  3. Lubang void menggunakan suara dalam sebagai twiter pemandu
  4. Meletakkan satu lagi twiter pemandu dengan suara yang sama seperti pada lubang void di pintu masuk ruang inap, ini berguna supaya walet betah dan tidak bingung karena baru saja memasuki ruang inap

Dari beberapa poin diatas tentu dapat kita ketahui dimana letak kesalahan yang kita belum mengerti pada rbw kita, dimana hal itu dapat diatasi ketika kita sudah mulai paham akan seluk beluk gedung walet kita. Sehingga tidak akan menimbulkan dampak yang semakin parah ketika kita sudah tahu akan seperti apa memperlakukan rbw sendiri. Sehingga permasalahan yang sepertinya sulit diatasi perlahan mulai mendapatkan titik terang dan akan membawa perubahan yang lebih baik untuk kelangsungan rbw kita dimasa mendatang.

Leave a Reply