Komposisi Pakan Walet yang Baik dan disukai Walet

Mengetahui seperti apa komposisi pakan walet yang baik supaya memberikan efek bagus kedepannya untuk burung walet yang kita pelihara tentu amat penting diperhatikan, apalagi kalau hal ini menyangkut keberhasilan suatu rumah walet yang baru dibangun, atau mereka yang sangat memperhatikan perkembangan gedung walet dari waktu ke waktu tentu sangat penting untuk memberikan sesuatu yang bermakna bagi burung walet supaya betah di rbw dan selalu memberikan hasil panen berupa sarang dengan kualitas yang baik.

Pada umumnya kita tidak terlalu memperhatikan segala yang menyangkut dengan makanan walet di rbw kita sendiri karena beranggapan bahwa burung walet selalu dapat mencari makan sendiri dengan terbang keluar dari rbw. Padahal hal ini adalah salah satu hal penting yang patut kita perhatikan dan senantiasa pantau untuk memastikan perkembangan rbw dan populasi walet yang kita miliki tidak berkurang, kabur atau pergi pindah ke gedung lain.

Menyambut musim kemarau panjang yang biasanya juga akan mengurangi populasi serangga makanan walet, maka perlu dipikirkan untuk memberikan makanan tambahan untuk burung walet sehingga akan tetap menunjang ketersediaan pakan walet, atau dengan kata lain lokasi disekitar rbw kita tetap tetap tersedia makanan yang amat disukai walet, dan tentunya tidak terlalu menguras kantong karena harga atau biaya pembuatannya yang relatif mahal.

Banyak peternak walet yang sudah melakukan tips pembuatan pakan walet dari dedak atau dari makanan ayam, dan sebagian besar dari mereka mengaku sangat membantu dan memberikan kesan yang baik untuk memenuhi ketersediaan makanan bagi walet di rbw.

Berikut ini tips dan apa saja yang diperlukan untuk membuat makanan walet buatan sendiri.

Alat-bahan:

  • Pur ayam 2 kg
  • Susu kental manis 1 kaleng
  • Ragi makanan 1 bungkus
  • Kolam air / tampungan air
  • Air seperlunya

Cara membuat pakan walet sendiri:

  1. Mencampurkan pur / pakan ayam, susu kental manis, ragi dan air secukupnya pada bak atau tampungan air
  2. Aduk campuran tersebut sehingga membentuk adonan yang cair
  3. Lalu taruh tampungan air berisi adonan tersebut di dalam rbw
  4. Dalam 1 minggu akan terjadi proses penguraian oleh serangga berupa ulat-ulat kecil, nantinya ulat ulat ini akan menjadi serangga terbang

Pada proses penguraian oleh ulat tersebut, kadangkala muncul beberapa kendala misalnya terjadinya adonan yang berjamur sehingga proses gagal dan tidak ada serangga yang berkembang biak. Hal ini dapat dicegah dengan mengatur suhu kelembaban dan menambahkan ragi secukupnya kedalam adonan.

Yang menarik untuk dibaca:

  1. Download suara panggil walet sedot berbagai penjuru
  2. Makanan walet buatan sendiri yang murah dan mudah dibuat

Semakin banyak adonan yang dibuat atau semakin lebar kolam air yang kita sediakan maka akan menghasilkan serangga terbang yang banyak pula. Sehingga akan dapat mencukupi kebutuhan pakan walet khususnya dimasa paceklik atau masa kemarau panjang sehingga populasi walet tidak berkurang dan walet tetap betah menghasilkan sarang seperti yang kita harapkan.

Cara Agar Walet Mau Menginap dan Tidak Hanya Keluar Masuk

Banyak keluhan dari teman-teman pemilik rbw, mereka mendapati adanya masalah yang hampir mirip satu sama lain. Suara panggil yang digunakan cukup bagus responnya, dan desain rumah walet maupun kelengkapan yang dipasang juga memenuhi syarat. Namun banyaknya walet yang berkumpul dan hanya keluar masuk tanpa ada yang menginap atau hanya sedikit sekali yang mau menginap menjadi permasalahan tersendiri.

Kondisi seperti ini sering dijumpai, padahal apa yang dipersiapkan dan direncanakan untuk gedung walet kita sudah cukup matang, segala kelengkapan tidak diragukan lagi. Bahkan penggunaan perangkat audio walet juga memakai yang merk pilihan, namun kenapa hal ini dapat terjadi? Apa yang salah dengan rbw kita sehingga walet tidak mau menginap dan hanya keluar masuk gedung?

Ketika kita mendapati kondisi walet hanya berputar-putar dan keluar masuk LMB (Lubang Masuk Burung) tanpa ada yang menginap atau jumlah yang menginap tidak terlalu banyak, hal ini disebabkan karena sulitnya jalur masuk antara ruang inap dan pintu masuk, sehingga walet kesulitan untuk turun dan menginap, sebaliknya merek hanya keluar masuk karena tertarik dengan suara panggil yang digunakan namun selanjutnya kesulitan untuk turun ke ruang inap.

Permasalahan yang sering kita jumpai terkait walet yang tidak mau menginap:

  1. Walet yang datang dan berputar-putar diatas rbw ada banyak jumlahnya
  2. Walet yang masuk dan keluar lagi cukup banyak
  3. Walet yang menginap sangat sedikit, bahkan kadangkala tidak ada sama sekali

Lantas bagaimana cara agar walet mau menginap di rbw dan bahkan mulai membuat sarang? Kalau kita bicara soal sarang, tentu akan lebih baik dikesampingkan terlebih dahulu karena yang utama adalah bagaimana supaya burung mau menginap setelah banyak tertarik masuk karena suara walet yang kita gunakan.

Beberapa tips supaya walet mau menginap:

  1. Pastikan LMB tidak terlalu sempit
  2. Memastikan kembali bahwa lubang turun atau void jaraknya tidak terlalu jauh dengan lubang masuk sehingga walet tidak kesulitan
  3. Lubang void menggunakan suara dalam sebagai twiter pemandu
  4. Meletakkan satu lagi twiter pemandu dengan suara yang sama seperti pada lubang void di pintu masuk ruang inap, ini berguna supaya walet betah dan tidak bingung karena baru saja memasuki ruang inap

Dari beberapa poin diatas tentu dapat kita ketahui dimana letak kesalahan yang kita belum mengerti pada rbw kita, dimana hal itu dapat diatasi ketika kita sudah mulai paham akan seluk beluk gedung walet kita. Sehingga tidak akan menimbulkan dampak yang semakin parah ketika kita sudah tahu akan seperti apa memperlakukan rbw sendiri. Sehingga permasalahan yang sepertinya sulit diatasi perlahan mulai mendapatkan titik terang dan akan membawa perubahan yang lebih baik untuk kelangsungan rbw kita dimasa mendatang.

Contoh Desain Rumah Walet, Bentuk Bangunan Gedung Walet yang Bagus

Mungkin ada banyak sekali contoh desain rumah walet yang ideal sehingga dapat diterapkan dalam perencanaan pembuatan rbw sobat semua, menggambar bentuk bangunan walet yang bagus menurut kita memang tidak mudah, apalagi kalau mencari ide desain rumah walet minimalis namun efisien, tentu harus banyak belajar dari beberapa hal sebelum dapat menemukan ide paling cemerlang.

Menentukan bentuk dan ukuran gedung walet yang akan dibangun di suatu wilayah memang bukan perkara gampang, kita harus mengetahui bagaimana kondisi alam dan keadaan lingkungan daerah tersebut sehingga akan memunculkan ide dan gagasan yang tepat, selalu efisien dan pada akhirnya akan memberikan hasil yang memuaskan dimana rbw yang kita bangun ramai oleh walet yang menginap dan bersarang.

Baru-baru ini banyak yang membangun rumah walet dengan konsep minimalis namun cukup memadai, menggunakan papan kayu atau beton. Ini menjadi pilihan masing-masing, namun kalau soal desain dan ukuran dari bangunan tersebut tentu tidak dapat dianggap remeh dimana kita harus mengetahui dengan seksama apa dan bagaimana seharusnya menyikapi keadaan itu sehingga akan memberikan hasil seperti yang diinginkan.

Bentuk rumah walet yang bagus tentunya harus memenuhi syarat utama seperti tempat tinggal walet pada habitat aslinya, baik itu ukuran, bentuk dan kondisi alam misalnya besarnya suhu ruangan yang harus selalu dipantau sehingga memastikan burung walet betah tinggal didalamnya.

Berikut beberapa contoh desain rumah walet yang ideal dan bagus (sumber gambar: Google image)

Desain rbw diatas menggambarkan bentu bangunan rumah walet minimalis 3 lantai, dilengkapi dengan lubang ventilasi pada masing-masing lantai. Kita tentu dapat menentukan ukuran aslinya akan seperti apa, dari keterangan yang terlampir dapat dilihat contoh besarnya ukuran dan bentuk yang akan digunakan.

 

Sedangkan pada gambar diatas kita dapat melihat bentuk rumah walet yang besar dan lebih luas, dengan lantai 4 dan memiliki banyak sekat. Ini tentu dapat diterapkan kalau kita ingin membangun rbw dengan kapasitas lebih banyak, diharapkan burung walet yang datang dan menginap juga akan lebih banyak sehingga memberikan hasil panen lebih bagus dari yang ukuran kecil.

 

Nampak desain gedung walet minimalis tampak samping atas, menggambarkan bagaimana kita dapat membuat tangga untuk mengecek kondisi masing-masing lantai dan memudahkan perawatan rbw yang kita bangun. Tentu saja, gambar diatas hanya sebuah rancangan yang masing dapat kita kembangkan sendiri sesuai keperluan.

 

Pada gambar diatas sudah nampak bentuk rumah walet ideal, tinggal menyesuaikan ukuran dan penggunanan material sesuai kebutuhan kita.

 

Dari beberapa desain rbw diatas tentu kita dapat membayangkan akan bentuk asli dari bangunan tersebut, yang akan menggambarkan bagaimana lalu lintas burung walet yang keluar masuk rbw, serta bagaimana kecocokan bangunan tersebut dengan lingkungan sekitar yang tentunya akan mempengaruhi hasil produksi dan keberhasilan panen bisnis walet kita.

Memastikan keberhasilan bangunan rbw yang kita rancang amat penting, apalagi kalau bentuk jadi sudah nampak maka kita dapat mulai menyesuaikan akan seperti apa mengelola dan memasang perangkat yang mendukung misalnya instalasi twiter walet dan menentukan pemakaian suara walet entah itu suara panggil walet atau suara inap.

Pembahasan lengkap mengenai koleksi suara walet sudah kita bahas, silakan simak disini: Download suara walet pilihan

Makanan Burung Walet Buatan, Alternatif Pakan Walet Mudah dan Murah

Kebutuhan akan makanan burung walet buatan yang cukup vitamin dan gizi memang perlu dipenuhi setiap hari, apalagi hal ini dapat menunjang keberlangsungan rbw yang kita bangun. Ketika walet sudah mulai berdatangan dan menginap karena suara panggil walet yang kita gunakan ternyata cukup efektif, satu hal lagi yang tidak kalah penting adalah mencukupi konsumsi walet itu sendiri yakni menyediakan makanan walet dari dedak, ayam, atau makanan buatan lainnya yang akan membuat walet kian betah dalam rbw kita.

Ketika kita sudah menekuni budidaya sarang walet dengan memelihara banyak burung walet maka mau tidak mau keperluan akan makanan ini adalah mutlak, sehingga tahu cara membuat pakan walet yang baik dan penuh gizi tentu menjadi amat penting. Bukan hanya sekedar untuk membuat walet kenyang, namun keperluan akan vitamin dan berbagai segi yang akan menjadikan walet tersebut produktif patut kita pertimbangkan, sehingga dimasa mendatang akan mendatangkan keuntungan yang lebih baik seperti harapan kita.

Makanan tambahan amat penting terutama ketika sudah memasuki musim kemarau dimana ketersediaan makanan alami walet kian terbatas, dalam kondisi seperti ini mau tidak mau pemilik rumah walet harus menyediakan makanan tambahan sehingga walet tetap produktif bahkan kualitas hasil panen yang dihasilkan akan meningkat sehingga pada akhirnya hal ini juga menguntungkan bagi pemilik rbw.

Apa saja makanan yang disukai walet?

Ada banyak jenis menu makan yang disukai walet dan kita dapat mengupayakan sendiri sehingga kebutuhan akan makanan akan terpenuhi. Salah satu makanan yang walet sangat suka adalah serangga bersayap bening, serangga kecil-kecil seperti semut terbang dan mrutu adalah menu makan yang sangat disukai oleh burung walet.

Secara alami mereka terlatih untuk menangkap serangga terbang tersebut mengitari sekitar pintu masuk rbw sampai sekeliling rumah walet. Kita dapat membudidayakan serangga tersebut sehingga dapat memenuhi kebutuhan makanan walet.

Sudah banyak yang melakukan budidaya mrutu sebagai salah satu makanan kesukaan walet.

Membuat ekosistem disekitar gedung walet sehingga mendatangkan serangga kecil yang dapat menjadi makanan burung walet adalah cara paling efektif sehingga kita tidak perlu secara langsung membuat makanan walet namun dengan adanya lingkungan yang sejuk, adanya bermacam tanaman akan mendatangkan serangga terbang yang pada akhirnya akan menjadi makanan walet.

Kalau rbw Anda memiliki kolam didalamnya, ini juga juga dapat dimanfaatkan misalnya kita memelihara tanaman air sehingga akan hidup diatas kolam tersebut. Yang pada akhirnya akan mendatangkan serangga terbang yang menjadi makanan burung walet. Juga akan membuat rbw kian sejuk dan lembab, sehingga walet akan betah dan bersarang sehingga hasil produksi sarang walet juga akan meningkat. Hal ini tentu dapat kita perhitungkan dengan seksama sehingga akan memberikan hasil maksimal juga kebutuhan akan hal lain dalam rbw dapat kita penuhi sehingga semua akan membaik dan memberikan hasil seperti yang kita harapkan.

Ada beberapa hal penting yang tidak boleh kita lupakan yang akan mempengaruhi keberhasilan rbw yang kita bangun, apa saja hal tersebut? Sebelumnya dalam sebuah artikel sudah kita bahas lengkap tentang topik ini. Sebagai contoh adanya rbw yang sepi dan walet hanya keluar masuk, sangat sedikit yang menginap. Kalau kita tahu tipsnya, hal tersebut dapat diatasi dengan cermat, silakan baca disini tentang tips mencegah walet hanya keluar masuk gedung.

Yuk Kenali Penyebab Walet Hanya Keluar Masuk tidak Mau Menginap

Tidak jarang kita dibuat bingung melihat walet hanya keluar masuk gedung tidak ada yang mau menginap sedangkan penyebab dan cara mengatasi walet tidak mau turun atau menginap dalam rumah yang kita sediakan telah dilakukan sepenuhnya. Mungkin dari kita masih banyak yang bingung untuk memulai belajar tentang kebiasaan kawanan burung walet dan bagaimana perilaki serta gaya hidupnya sesuai dengan habitat asli mereka, misalnya walet dari gua dan sebagainya yang kadang tidak kita sadari sehingga sulit rasanya mencari solusi agar walet mau menginap dalam rumah yang telah kita sediakan.

Dari banyak kasus ternyata tidak sedikit yang menemukan dimana ketika gedung walet sudah dipersiapkan dengan semestinya dan perlengkapan yakin sudah dipenuhi misalnya memasang twiter tarik dan memilih suara walet yang bagus serta berkualitas, ternyata tidak cukup sampai disitu. Masih banyak yang harus kita ketahui sehingga usaha yang dibangun tidak sia-sia serta memberikan hasil seperti yang kita inginkan. Dalam hal ini tentu tidak mudah memastikan bahwa semua dapat berjalan dengan seksama, namun demikian akan lebih baik kalau kita mengetahui apa yang harus dilakukan sehingga semua kembali pada teknik dan pengalaman yang pernah kita miliki, meskipun masih banyak faktor yang menentukan keberhasilan ternak burung walet yang kita usahakan.

Ada banyak hal yang mempengaruhi perkembangan rumah burung walet yang telah kita bangun, dengan memanfaatkan suara panggil walet yang bermutu dan menggunakan suara original tentu saja mengurangi resiko kegagalan kita, sehingga ramai walet yang datang dan menginap sehingga memberikan kesempatan untuk memperoleh panen sarang walet dalam jumlah banyak. Ini tentu memberikan semangat tersendiri bagi kita sehingga dalam usaha mengembangkan bisnis tersebut juga harus di imbangi dengan percobaan, pengalaman dan pengamatan yang cukup dan berkelanjutan untuk kebaikan bisnis kita dimasa mendatang.

Dengan suara panggil walet yang bagus maka kita memiliki kesempatan untuk mendatangkan kawanan walet sehingga banyak yang tertarik untuk masuk kedalam rumah yang kita bangun, ini di umpamakan seperti kita memasang pakan untuk sebuah hewan sehingga mereka tertarik untuk mendekat, yang akhirnya suka dan mau tinggal dirumah tersebut. Kalau nasib lagi baik maka akan datang koloni walet dalam jumlah banyak yang pada akhirnya akan memberikan pemasukan tinggi pula.

Pengamatan yang kita lakukan RBW (rumah burung walet) yang baru kita bangun hendaknya berkelanjutan dari bulan ke bulan berikutnya, setelah kita memasang twiter panggil dan membangun dengan seksama apakah ada walet yang datang? Tentu tidak cukup kalau hanya menarik burung walet untuk masuk saja, yang perlu diperhatikan apakah ada dari mereka yang mulai menginap? Ditandai dengan adanya bekas kotoran di lantai, adakah yang mulai membuat sarang?

Semakin banyak temuan yang kita dapat akan rumah baru tersebut tentu akan memberikan evaluasi yang mendalam dan memungkinkan kita untuk mengetahui penyebab walet tidak mau menginap serta bersarang, yang tentu dapat kita lakukan tindakan perbaikan sehingga semua mulai terkendali.

Pembenahan yang perlu kita lakukan setelah mengamati dan mengenali perilaku walet yang datang ke rumah baru kita adalah bagaimana mengatur ulang tata letak misalnya pintu masuk apakah sudah memadai, atau arah bangunan yang paling strategis termasuk memperhatikan bangunan lain atau pohon disekitar rumah tersebut yang mungkin mengganggu atau malah mendukung agar walet betah menginap.

Mengapa kita harus melakukan pengamatan, perawatan, dan evaluasi terus menerus? Ini ditujukan untuk mengetahui perkembangan RBW yang kita dirikan, kalau memang menunjukkan prospek yang baik tentu saja harus ditingkatkan melalui pengadaan perangkat dan modal yang memadai sehingga menjamin hasil panen yang melimpah, tentu saja ini dapat kita simpulkan sesudah memiliki pengalaman secara langsung di lapangan. Ini tidak dapat hanya dikemukakan dengan teori namun akan lebih baik kalau kita melakukan secara langsung dan dalam jangka panjang. Oleh sebab itu untuk menekuni usaha ternak burung walet ini memang diperlukan konsistensi dan sikap untuk terus maju bersemangat untuk membangun suatu bisnis jangka panjang yang memang menjanjikan keuntungan dalam jumlah tidak sedikit.